Menulis dan Mengubah Dunia

Hari ini, jumat 18/1/2008 ada tema yang cukup menarik di kick andy metro TV. Yaitu tentang novel laskar pelangi. Laskar Pelangi adalah sebuah novel karya andrea hirata. Ceritanya memang sangat menarik dan sangat inspiratif. Namun beberapa cerita terkesan naif , seolah-olah ada jalur yang mengatur cerita untuk merangkaikan ketidakberaturan kondisi. Dan saat andrea hirata menyatakan bahwa kisah yang terjadi adalah memoar dirinya saat kecil, saya tidak bisa mempercayai begitu saja. Yang menarik lagi, ternyata novel tersebut memberi inspirasi bagi seorang pecandu narkoba yang studinya hampir gagal dimana setelah membaca novel tersebut, dia kembali bersemangat untuk menyelesaikan studi yang tinggal skripsi dan tekun menjalani rehabilitasi narkoba. Selain itu ada seorang dokter gigi PTT yang tidak memiliki pekerjaan, menunggu diangkat PNS, yang setelah membaca novel itu akhirnya dia bertekat untuk membuka usaha praktek sendiri dan akhirnya berhasil.

Buku memang bukan hanya setumpuk kertas. Dia adalah ide-ide yang dituangkan dan disebarluaskan, terkadang bisa memberi inspirasi bagi banyak orang untuk lebih baik. Dalam sejarah amerika, dikenal sebuah novel Uncle Tom’s Cabin yang menggerakkan masyarakat untuk menentang perbudakan. Dalam hal ini, yang membuat novel laskar pelangi menjadi sangat inspiratif selain alur ceritanya adalah novel tersebut diangkat dari kisah nyata.

Dalam novel tersebut diceritakan tentang 10 murid terakhir sebuah SD muhammadiyah di pulau belitong. Sekolah yang sudah reot tersebut jika malam dijadikan tempat berteduh bagi binatang ternak. Dalam sekolah itu ada kisah seorang Lintang, anak miskin yang memiliki kecerdasan luar biasa dan untuk mencapai sekolah harus melalui jarak 80 km dan melewati sungai yang ada buayanya. Namun sayang diakhir cerita, 4 minggu sebelum dia ujian kelulusan SMP dia harus keluar dari sekolah karena ayahnya meninggal dan sebagai anak tertua dia harus menggantikan ayahnya mencari nafkah. Kisah ini telah menginspirasi para pembacanya seperti pemuda yang terkena narkoba untuk kembali ke jalan yang benar dan meneruskan skripsinya, dan beberapa pembaca lain untuk menyadari bahwa masih banyak yang kurang beruntung dari dirinya. Ada juga kisah mahar yang cerdas dan kreatif,membuat SD belitong diperhitungkan waktu karnaval. namun saat dewasa dia hanya menunggu pekerjaan dari pemerintah. akhirnya dia hanya mendapat pekerjaan sebagai tukang latih beruk. kisah inilah yang menginspirasi sang dokter PTT untuk mulai membuka usaha sendiri. Ada kisah bu Muslimah, sang guru yang tidak mengenal lelah dalam membangkitkan semangat anak didiknya dalam menuntut ilmu. Selain itu tentu saja sang penulis sendiri Andrea Hirata, yang dengan keterbatasan lingkungannya, sebagai anak kuli PN timah di pulau belitong berhasil mewujudkan impiannya untuk kuliah di Universitas Sorbonne, Perancis, impian yang ditiupkan sejak SMU oleh Gurunya.

Hampir2 saya tidak percaya bahwa novel tersebut adalah kisah nyata. Namun kenyataanya metro tv berhasil menayangkan beberapa tokoh yang dikisahkan dalam novel tersebut. Sayangnya , tokoh lintang yang sangat inspiratif tidak berhasil ditemukan oleh pihak metro tv.

Yang menarik lagi, bahwa Andrea sendiri menerbitkan novel ini secara tidak sengaja. Dia hanya ingin memenuhi janjinya dimasa kecil akan menulis tentang gurunya. Novel ini pada awalnya hanya untuk kalangan pribadi. Dikopi hanya 4 buah, tidak diniatkan untuk mencari uang. namun ada seorang teman yang memberikan naskah ke penerbit dan akhirnya diterbitkan. Dan dalam 1 minggu, novel tersebut dicetak ulang. Namun karena ketidaksengajaan itu seorang pecandu narkoba bisa sembuh dan bersemangat melanjutkan studinya, seorang dokter PTT bisa membuka usaha sendiri, seorang guru merasa kembali tergugah untuk bersemangat mengajar anak didiknya dan banyak orang bisa merasa lebih beruntung.

Gde Prana yang saat acara berlangsung hadir mengatakan, kekuatan sejati novel Laskar Pelangi terletak pada niat seorang murid yang mencintai ketulusan dan semangat juang gurunya yang bisa menularkan semangat itu kepada anak didiknya. Saya berharap suatu saat novel ini bisa menjadi inspirasi bagi para pendidik di negeri ini dan pemegang kebijakan di negeri ini dalam hal pendidikan.

Diantara kita pasti memiliki pengalaman, ide atau wacana. Ide pengalaman dan wacana tersebut mungkin saja adalah suatu ide yang sederhana. Namun bisa jadi sesuatu yang sederhana itu bisa memberikan makna yang luar biasa bagi orang lain. Tidak ada salahnya jika kita mencoba menuangkan ide-ide kita dan mencoba menyebarluaskan kepada orang lain. Apalagi dengan adanya internet dan blog gratisan seperti wordpress, blogger, friendster dan lain-lain.

Kita tidak perlu mengirimkan artikel ke surat kabar/ majalah dan menunggu agar artikel kita diterbitkan. Hanya dengan uang 1000 perak dan kemampuan mengetik , bukan kemampuan ms word, kita sudah bisa mempublish tulisan kita sehingga semua orang bisa membaca.Untuk menghemat bandwith, anda bisa menggunakan internet hanya untuk mempublish dan menggunakan komputer untuk mengetik. Jika kita ingin mendapatkan uang kita bisa memasang layanan ad sense dalam blog kita dan akan dibayar untuk setiap klik iklan .(untuk hal ini setau saya blogger adalah satu-satunya layanan blog gratis yang mengijinkan pemasangan ad sense)

Jika tidak bisa menulis.. mm .. saya kira tulisan maupun pembicaraan adalah corong dari pikiran. selama anda bisa berfikir, maka sebenarnya anda bisa menulis. Masalahnya tinggal apakah tulisan itu mudah dipahami pembaca atau tidak. Dan itu cuma masalah kebiasaan saja. Untuk hal ini, kita bisa meminta bantuan teman/ saudara untuk mengoreksi tulisan kita. jika sudah terbiasa, kita bisa melakukan koreksi sendiri terhadap tulisan yang kita buat.

Untuk memulai, Tulis saja yang ada di pikiran. dengan gaya bahasa apapun dan dengan cara apapun. Dalam hal ini saya menganalogikan dengan kontestan indonesian idol yang harus memiliki suaranya sendiri saat menyanyikan lagu orang lain. Siapa tau suatu saat tulisan anda bisa menyelamatkan banyak orang.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: