Berapa sisi pada uang logam ?

Jika ditanya, berapa sisi uang logam?, sebagian besar akan menjawab. Dua. Kita tidak menyadari bahwa selain dua sisi uang logam yang lebar, ada satu sisi yang terlupakan, yaitu sisi yang sangat tipis.  Sisi mata uang sebenarnya ada tiga. Sisi ketiga walaupun sangat tipis dan nyaris terlupakan, sangat bermanfaat sekali. jika tidak ada sisi tersebut, maka uang logam hanyalah menjadi lempeng tipis seperti aluminium foil yang mudah sekali mbeler, melukai kulit. Sisi tersebut yang sangat bermanfaat jika kita ingin menggosok voucher ponsel atau adik2 kita ingin menampilkan gambar di buku mainan. Karena ada sisi kecil itulah uang logam bisa menggelinding jauh.

Dalam kehidupan, kita seringkali melihat hanya pada sisi yang besar saja. dan melupakan sisi-sisi yang kecil. Jika ada permasalahan, kita (termasuk saya) seringkali hanya melihat masalah yang tampak besar. tapi lupa bahwa diantara masalah-masalah besar itu ada hal kecil yang bisa menjadi solusi yang bisa menjadikan masalah-masalah itu untuk menjauh. atau malah menjadikan kita melaju lebih cepat mencapai tujuan kita.
Kita juga seringkali melihat keberhasilan hanyalah produk dari mereka yang besar-besar saja dan melupakan peran-peran kecil. Kita seringkali melihat pengusaha saat suksesnya saja. tanpa melihat bahwa kesuksesan dirinya juga didorong oleh sisi ketidak suksesan dimasa lalu. Seringkali seseorang menjadi pengusaha setelah semua peluang tertutup.
Seringkali dalam bekerja, kita juga hanya ingin bekerja di perusahaan-perusahaan saja dan meremehkan pekerjaan-pekerjaan kecil seperti pedagang kaki lima, toko mracang depan rumah, tukang bakso, laundry dan lain sebagainya. Sementara banyak sekali orang yang bisa hidup dan menyekolahkan anak-anaknya dari usaha-usaha seperti itu.

Bagaimana agar kita bisa melihat sisi ketiga dari mata uang kehidupan?. Sementara kita mungkin sudah lama terkooptasai oleh lingkungan yang mengajari kita hanya untuk melihat dua sisi  mata uang?
Jawaban paling gampang, kita harus memperbanyak kawan, menjalin relasi , menjaga silaturahmi sehingga jika kita hanya mendapati dua sisi mata uang, kawan kitalah yang akan memberitahu letak mata uang ketiga, seperti saat anda membaca artikel ini😀 . Apakah kita lebih berani untuk melihat mata uang dari 2 sisi dan malu untuk mencari sisi ketiga?

2 comments so far

  1. yudhabs on

    Tukang sate ‘rombong’ langganan omzetnya 500 ribu/hari. Jauh lebih besar ketimbang seorang PNS.

  2. pinkyangga on

    wah, jadi inget film shaolin soccer mas🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: