Memulai Komunikasi

Pada blog terdahulu, saya menulis bahwa silaturahmi adalah suatu hal ynag penting. bahkan bisa dikatakan dari silaturahmi akan terbuka pintu rejeki.
Nah, Bagaimana caranya kita mulai silaturahmi, tentu saja dengan komunikasi,
Jika kita adalah orang yang pendiam, nervous dan bahkan tidak bisa berkata-kata?. mungkin karena gawan bayi, atau karena lawan bicara mengajak membicarakan sesuatu yang gak anda pahami? apa yang harus kita lakukan pertama?
Seorang ahli komunikasi (kalo g salah mr. Jalaludin Rahmat) menulis bahwa inti dari komunikasi adalah mendengarkan dengan baik.


“Mendengarkan ?”
“ya , It needn’t anything. just listening”
“Ok. Saya bisa mendengarkan, so what?”
Nah sekarang praktekan. Dengarkan baik2 sekitar anda, paling mudah mungkin orang tua atau sodara  atau teman yang anda anggap dekat. Kemudian tanggapi dengan sederhana yang anda pahami , yang terlintas pertama di benak anda, tapi JANGAN SEKEDAR 1 2 KATA, coba kembangkan secara sederhana , kalo anda tidak tahu, tanggapi dengan pertanyaan yang mengembangkan misal “waduh. aku g tau maksudnya apa, apa bedanya dengan yang ini?” Jangan pernah merasa bodoh dan salah, ingat anda bukanlah presiden yang omongannya dijadikan acuan dan kritikan oleh semua orang .
biarkan teman dekat anda menanggapinya, kemudian tanggapi lagi omongannya. apa yang anda pahami, nah ..  pelan2 kalo kemampuan anda meningkat, anda suda bisa membuka omongan sendiri. Cobalah membuka omongan dengan topik apa saja ,tapi kalo anda masih malu2 , silahkan teruskan metode mendengarkan.. masih bingung? 
coba saya contohkan. Semisal anda dalam kondisi berbicara dengan rekan anda yang membicarakan sesuatu yang g anda pahami.
rekan anda : “eh didaerah yogya ada batik bagus loh, ada macem2 model batik dari yang parangrusak  sampai sidomukti , bagus banget ”
anda : “(yang terlintas dibenak pertama anda adalah kota yogya dan keindahannya karena anda gak tau masalah perbatikan),Iya memang yogya tu indah banget banyak tempat wisata , terakhir kemarin kesana waktu ada grebeg suro ”
rekan anda : “wah grebeg suro pasti rame ya  ?”
anda : “iya rame ”  (anda bingung mau ngembangin, penjeda saja)
anda : “btw dimakan dong kuenya “(sambil menyodorkan kue, anda masih bingung)
rekan anda : “wah enak , yang buat sapa”
anda : “ibu saya, buatnya kemaren dari ini , ini, dan ini,katanya ambil resep majalah ini”
teman anda : “ooo”
anda : (coba mengembangkan sendiri ) “btw  beberapa saat lalu majalah ini membahas perbatikan juga, ada yang hand-made ada yang machine made ” (anda taunya batik cuma itu)
teman anda : “iya” .. (karena dia paham batik, dia pasti keluar banyak cerita )
dst

nah , Intu mungkin sekelumit contoh  sebuah komunikasi yang amat sederhana. Anda yang mungkin tidak paham dengan apa yang dihadapi oleh lawan bicara namun tetap bisa mengembangkan .intinya adalah dengarkan, dan tanggapi, serta jangan takut salah, ANDA BUKAN PRESIDEN YANG OMONGANNYA DIJADIKAN ACUAN DAN KRITIKAN OLEH SEMUA ORANG. Supaya lebih sip lagi , cobalah dengan orang yg gak anda kenal sama sekali . entah di jalan, atau di angkutan.. toh dia juga gak kenal anda jika anda salah dan g bakalan protes, kalo protes toh anda gak kenal dia juga.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: