kyai saadih al batawi dan andrea hirata

kyai saadih al batawi adalah seorang kiyai cukup kharismatik di daerah jakarta barat. Beliau selain engadakan kegiatan pengajian bulanan, amal sosial dan melakukan terapi pengobatan metode sufistik. Pasien yang erdatangan amat banyak baik dari kalangan muslim maupun bukan. Pengikut beliau juga amat banyak. antara lain dalah ulfa dwi yanti dan (alm) taufik savalas.
Andrea Hirata adalah seorang yang mengarang tetralogi “laskar pelangi”, tetralogi pertamanya yang menjadi best seller. Berbagai macam pujian mengalir kencang dan tertulis di bagian depan bukunya. dia bisa dihubungi melalui sastrabelitong.multiply.com

Apa yang menarik bagi saya ?


Ternyata dibalik “kehebatan” mereka, mereka adalah orang-orang “biasa”, khususnya dalam hal pekerjaan, relatif berbeda dengan rekan2 seprofesinya. Berbeda dengan umumnya seorang kyai yang memiliki usaha sendiri, contohlah aa’ gym atau ustad yusuf manshur , atau kiyai2 langitan di tuban, kyai saadi merupakan salah satu supervisor dari perusahaan PMA. Sementara andrea hirata sendiri adalah juga seorang staff dari salah satu BUMN di negeri ini.
Bagi saya mereka berdua adalah contoh dimana menjadi seorang pegawai ternyata bisa juga berkontribusi besar dalam hal yang sama sekali tidak berhubungan dengan pekerjaannya. Menjadi pegawai bukanlah sebuah alasan untuk tidak bisa berbuat dan berkarya. Menjadi pegawai bukanlah alasan untuk selalu terkungkung rutinitas. Saya tentu saja tidak menyalahkan para kiyai yang menjadi pengusaha atau penulis yang memang menjadikan penulisan sebagai sumber nafkahnya.
Dalam hal ini, apalagi setelah membaca kisah dalam novel laskar pelangi, pikiran saya melayang ke 2 tahun yang lalu. Saat membaca berita seorang anak memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolahnya (SMP) nya lagi karena sebuah prinsip ingin menjadi penulis profesional dan memulai sejak awal. Saya hanya berharap , semoga impiannya bisa tercapai..dan nantinya tidak termakan oleh prinsipnya sendiri. apalagi di negeri yang sistem pendidikannya masih carut marut ini dan sebuah karya lebih dihargai oleh laku tidaknya karya tersebut di pasaran.

2 comments so far

  1. Abuthoriq on

    Penuh ispiratif

  2. yenni on

    bolehkah saya tau alamat dari KH. SAADI ?


Leave a reply